Skip to content
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
ManiaNews ManiaNews Mania News

Yang Viral Hari Ini, Ada di Mania News

DAFTAR
ManiaNews ManiaNews Mania News

Yang Viral Hari Ini, Ada di Mania News

  • Beranda
  • Maniatogel News

Tentang Situs Ini

Ini bisa jadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan diri dan situs Anda, atau menuliskan daftar penghargaan.

Pos Terkini

  • Peduli Nasib Anak Indonesia, Sandy Tumiwa Jadikan Seni Peran sebagai Senjata Lawan Bullying
  • Chef Arnold Akhirnya Minta Maaf ke Oki Rengga, Sindiran soal Film Jadi Sorotan
  • RANS Carnival Jogja Disorot Publik, Tipe-X hingga Guyon Waton Kompak Mundur
  • Viral Banget! Nadia Omara Raup 37 Juta Views Lewat Kisah Horor PULANG
  • 16 Film Komedi Indonesia Jadul yang Masih Lucu, Humor Legendaris!

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Temukan Kami

Alamat
Jl. Jend. Sudirman 8
Jakarta Pusat, Jakarta 10110

Jam Buka
Senin—Jumat: 09:00–17:00
Sabtu & Minggu: 11:00–15:00

  • Beranda
  • Maniatogel News
CHAT US
Close

Search

ManiaNews ManiaNews Mania News

Yang Viral Hari Ini, Ada di Mania News

ManiaNews ManiaNews Mania News

Yang Viral Hari Ini, Ada di Mania News

  • Beranda
  • Maniatogel News
  • Beranda
  • Maniatogel News
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
DAFTAR
RANS Carnival Jogja

RANS Carnival Jogja Disorot Publik, Tipe-X hingga Guyon Waton Kompak Mundur

By admin
31 Oktober 2026

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari RANS Carnival Jogja 2026

Ada yang menarik perhatian publik dari gelaran festival musik RANS Carnival Jogja 2026. Awalnya, penyelenggara berharap RANS Carnival menjadi salah satu hiburan besar bagi masyarakat Yogyakarta. Namun, gelombang seruan boikot di media sosial justru menyeret festival ini ke tengah polemik.

Bukan cuma menjadi bahan perdebatan netizen, polemik tersebut ternyata ikut berdampak pada daftar pengisi acara. Situasi tersebut mendorong sejumlah musisi yang masuk dalam daftar pengisi acara untuk membatalkan penampilan mereka. Nama-nama seperti Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, hingga OM WAWES masuk dalam daftar penampil yang memutuskan batal naik panggung.

Situasi ini tentu mengundang perhatian. Sebelumnya, panitia menjadwalkan RANS Carnival selama dua hari, yakni pada 31 Oktober hingga 1 November 2026, di Area Parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lalu, apa sebenarnya yang terjadi hingga sejumlah musisi memilih menarik diri dari acara tersebut?

Isu ini menjadi salah satu pembahasan hangat di media sosial. Seperti berbagai kabar hiburan lainnya yang ramai diperbincangkan, perkembangan polemik tersebut juga menarik untuk diikuti melalui Mania News.

RANS Carnival Jogja 2026 Dihantam Gelombang Seruan Boikot

Polemik RANS Carnival Jogja bermula dari meningkatnya pembicaraan publik mengenai acara yang terafiliasi dengan Raffi Ahmad dan RANS Entertainment.

Seruan boikot mulai ramai disuarakan oleh warganet. Salah satu momentum yang ikut menjadi sorotan adalah kehadiran Raffi Ahmad dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026.

Kehadiran pesohor tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan di media sosial dan memunculkan berbagai respons dari masyarakat.

Situasi tersebut turut menyeret nama RANS Carnival ke dalam pusaran kontroversi. Sejumlah warganet menyampaikan keberatan dan mengajak masyarakat untuk tidak mendukung penyelenggaraan acara tersebut.

Di tengah situasi yang semakin ramai, beberapa musisi akhirnya mengambil keputusan untuk membatalkan penampilan mereka.

Keputusan tersebut tentu bukan hal kecil, mengingat festival musik biasanya melibatkan persiapan panjang, mulai dari jadwal penampilan, kebutuhan teknis, hingga koordinasi dengan pihak penyelenggara.

Namun, bagi sejumlah musisi, mempertimbangkan kondisi sosial dan respons masyarakat tampaknya menjadi hal yang tidak kalah penting.

Daftar Musisi yang Mundur dari RANS Carnival Jogja

Sejumlah musisi ternama dari berbagai genre, mulai dari pop Jawa, dangdut, hingga ska, ikut mengambil keputusan untuk meninggalkan RANS Carnival.

Berikut empat musisi yang berdasarkan bahan informasi terkait telah menyatakan mundur dari RANS Carnival Jogja 2026.

1. Tipe-X Memilih Pamit dari Panggung RANS Carnival

Nama Tipe-X menjadi salah satu yang paling menyita perhatian setelah mengumumkan pembatalan penampilan mereka.

Tipe-X, band ska legendaris Indonesia, semula masuk dalam daftar penampil hari kedua RANS Carnival yang berlangsung pada Minggu, 1 November 2026.

Namun, melalui unggahan di akun Instagram resmi pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Tipe-X menyampaikan keputusan untuk tidak melanjutkan keterlibatan mereka dalam acara tersebut.

Manajemen Tipe-X menyampaikan keputusan tersebut melalui pernyataan singkat dan tegas di akun Instagram resmi mereka.

” Kita mundur dari acara ini, sampai jumpa di lain pesta. Salam X,” tulis pihak Tipe-X.

Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian penggemar. Popularitas Tipe-X juga membuat pengunduran diri ini menarik perhatian penggemar. Band tersebut memiliki basis pendengar yang besar, sementara sejumlah lagu hits mereka masih kerap menghidupkan suasana berbagai festival musik.

Salah satu lagu populer mereka, “Kamu Ngga Sendirian”, juga sudah melekat di telinga banyak generasi penikmat musik Indonesia.

Mundurnya Tipe-X tentu menjadi kehilangan tersendiri bagi penonton yang sebelumnya sudah menantikan penampilan mereka.

2. Guyon Waton Mempertimbangkan Kondusivitas Sosial

Selanjutnya ada Guyon Waton, grup musik akustik pop Jawa asal Kulon Progo yang memiliki banyak penggemar di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Grup yang dikenal melalui lagu “Sanes” ini sebelumnya dijadwalkan tampil pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Manajemen Guyon Waton mengungkapkan bahwa mereka mundur setelah mempertimbangkan kondisi sosial dan potensi kesalahpahaman yang muncul di tengah masyarakat.

Pihak manajemen juga menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bertujuan untuk menyudutkan pihak tertentu.

“Keputusan ini sama sekali bukan bentuk menyudutkan pihak manapun, melainkan semata-mata sebagai upaya menjaga keamanan, kenyamanan, dan hubungan baik dengan seluruh pihak,” terang manajemen Guyon Waton.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan kondusivitas menjadi salah satu pertimbangan utama mereka.

Sebagai grup musik yang memiliki kedekatan dengan pendengar lokal, menjaga hubungan baik dengan masyarakat tentu menjadi hal yang penting.

3. Masdddho Menilai Musik Punya Tanggung Jawab Sosial

Solois campursari asal Jawa Timur, Ridho Nugroho atau yang akrab dengan nama Masdddho, turut menyusul langkah Guyon Waton dengan membatalkan penampilannya.

Masdddho sebelumnya masuk dalam daftar pembuka RANS Carnival pada 31 Oktober 2026. Melalui akun pribadinya, ia menyampaikan alasan sekaligus sikapnya terkait polemik yang berkembang.

Dalam pernyataannya, Masdddho menekankan bahwa musik tidak seharusnya hanya dipandang sebagai hiburan atau aktivitas komersial semata.

Menurutnya, sebuah panggung seni juga memiliki nilai, kepedulian, serta tanggung jawab terhadap suara masyarakat.

“Bagi kami, musik bukan sekadar hiburan dan panggung bukan hanya tentang penampilan. Ada nilai, kepedulian, dan suara masyarakat yang juga perlu dihargai,” ungkap Masdddho.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian karena memperlihatkan sudut pandang seorang musisi terhadap kondisi sosial yang sedang berkembang.

Keputusan mundur ini sekaligus menunjukkan bahwa keterlibatan dalam sebuah acara tidak selalu hanya berkaitan dengan kontrak kerja atau kesempatan tampil.

Ada pertimbangan lain yang bisa memengaruhi keputusan seorang seniman.

4. OM WAWES Lebih Memilih Menjaga Perasaan Masyarakat Yogyakarta

Salah satu grup musik yang lebih awal menyampaikan pengunduran diri adalah OM WAWES.

Grup pop dangdut asal Yogyakarta yang dibesut Dhyen dan Tony Kurniawan tersebut sebelumnya dijadwalkan tampil pada Minggu, 1 November 2026.

Melalui akun Instagram @omwawes pada Jumat malam, 30 Oktober 2026, mereka mengumumkan keputusan untuk tidak melanjutkan penampilan di RANS Carnival.

Sebagai grup musik yang berasal dari Yogyakarta, OM WAWES mengaku turut mempertimbangkan perkembangan situasi masyarakat setempat.

“Sebagai warga Yogyakarta, kami memikirkan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat saat ini, kami memutuskan untuk mundur dari event tersebut. Kami tidak ingin melukai hati teman-teman semuanya,” tulis akun resmi mereka.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa kedekatan dengan masyarakat lokal menjadi salah satu pertimbangan penting bagi grup musik ini.

Mereka tampaknya tidak ingin kehadiran di sebuah panggung hiburan justru menimbulkan persoalan atau kesalahpahaman dengan para pendukungnya.

Bukan Cuma Musisi, Sejumlah UMKM Juga Dikabarkan Mundur

Menariknya, dampak polemik RANS Carnival Jogja ternyata tidak hanya dirasakan oleh para pengisi acara dari kalangan musisi.

Sejumlah pelaku UMKM yang sebelumnya dikabarkan terlibat dalam kegiatan tersebut juga mengambil langkah untuk menarik diri.

Salah satunya adalah Jeruk Lokal Maguwoharjo. Melalui akun media sosialnya, mereka menyampaikan informasi mengenai keputusan untuk kembali berjualan di lokasi awal, yakni kawasan Indomaret Pasekan.

Selain itu, tenant Cuann.king juga mulai mengangkut kembali perlengkapan dagangannya atau melakukan loading out sekitar pukul 03.00 WIB pada Sabtu pagi.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa polemik sebuah acara berskala besar bisa memberikan dampak kepada banyak pihak.

Bagi pelaku UMKM, mengikuti festival musik sebenarnya dapat menjadi kesempatan untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk, sekaligus mendapatkan tambahan pendapatan.

Namun, ketika situasi di sekitar acara berubah, mereka juga harus mempertimbangkan berbagai risiko sebelum memutuskan tetap berjualan.

Apalagi, kegiatan seperti festival musik biasanya membutuhkan biaya operasional, persediaan produk, tenaga kerja, dan persiapan logistik yang tidak sedikit.

Pihak Stadion Maguwoharjo Benarkan Adanya Penyewaan Lokasi

Di tengah ramainya pemberitaan mengenai mundurnya sejumlah pengisi acara, informasi mengenai penggunaan lokasi festival juga menjadi perhatian.

Kepala UPTD Pengelolaan Stadion Maguwoharjo, Muh Ganang Riswantoro Jati, membenarkan bahwa penyelenggara RANS Carnival telah menyewa kawasan stadion untuk menggelar acara selama dua hari.

Penyewaan tersebut berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Menurut keterangannya, pihak panitia sudah menghubungi pengelola stadion sejak sekitar dua hingga tiga bulan sebelumnya.

Panitia bahkan sudah menyiapkan penyelenggaraan RANS Carnival sejak dua hingga tiga bulan sebelumnya dengan menghubungi pihak pengelola stadion.

Namun, seruan boikot yang terus bergema di media sosial serta keputusan sejumlah musisi untuk mundur kini menghadirkan tantangan baru bagi penyelenggara.

Hingga informasi yang tersedia dalam bahan pemberitaan ini, belum terdapat keterangan lengkap mengenai langkah lanjutan penyelenggara setelah sejumlah penampil dan tenant dikabarkan menarik diri.

RANS Carnival dan Tantangan Menyelenggarakan Festival di Tengah Respons Publik

Fenomena yang terjadi pada RANS Carnival Jogja 2026 menjadi pengingat bahwa menyelenggarakan festival musik tidak hanya soal menghadirkan musisi populer dan menjual tiket kepada penonton.

Di era media sosial, respons publik bisa berkembang sangat cepat. Sebuah isu yang awalnya hanya menjadi perbincangan di satu platform dapat menyebar ke berbagai komunitas dan memengaruhi keputusan banyak pihak.

Musisi, pelaku UMKM, penyelenggara, hingga penonton memiliki pertimbangan masing-masing dalam menyikapi situasi tersebut.

Di sisi lain, keputusan setiap pihak untuk tetap terlibat atau memilih mundur juga perlu dilihat berdasarkan pernyataan dan alasan yang benar-benar mereka sampaikan.

Karena itu, perkembangan polemik ini masih menarik untuk diikuti, terutama terkait bagaimana penyelenggara merespons perubahan daftar pengisi acara dan situasi di lapangan.

Buat penikmat musik, kejadian ini tentu menjadi kabar yang cukup mengejutkan. Apalagi, beberapa nama yang memutuskan mundur memiliki basis penggemar kuat dan sudah dinantikan penampilannya.

Penutup

Mundurnya Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, dan OM WAWES dari RANS Carnival Jogja 2026 memperlihatkan bagaimana respons publik dapat memengaruhi penyelenggaraan sebuah festival musik.

Ditambah dengan kabar sejumlah UMKM yang ikut menarik diri, polemik ini menjadi perhatian tersendiri bagi dunia hiburan dan pelaku industri kreatif di Indonesia.

Kini, publik tentu menantikan perkembangan selanjutnya dari penyelenggaraan RANS Carnival di Stadion Maguwoharjo.

Menurut kalian, apakah keputusan para musisi untuk mundur merupakan langkah tepat demi menjaga hubungan dengan masyarakat, atau seharusnya mereka tetap tampil dan memisahkan urusan musik dari polemik yang berkembang?

Yuk, tuliskan pendapat kalian di kolom komentar! Jangan lupa terus ikuti perkembangan berita hiburan, selebritas, dan isu viral lainnya dengan mengunjungi Mania News agar tidak ketinggalan informasi terbaru.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Nadia Omara Bikin Geger! Video KHW Part 400
Previous

Viral Banget! Nadia Omara Raup 37 Juta Views Lewat Kisah Horor PULANG

Chef Arnold Minta Maaf Usai Ditegur Oki Rengga
Next

Chef Arnold Akhirnya Minta Maaf ke Oki Rengga, Sindiran soal Film Jadi Sorotan

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MANIATOGEL

MANIATOGEL

Situs hiburan terpercaya dengan pilihan game terlengkap & terpercaya!

Mania News

Mania News adalah portal berita digital yang menghadirkan informasi terkini seputar tren viral, peristiwa yang sedang menjadi sorotan, perkembangan teknologi, gaya hidup, hiburan, hingga berbagai isu yang ramai diperbincangkan di masyarakat.

Pos Terkini

  • Peduli Nasib Anak Indonesia, Sandy Tumiwa Jadikan Seni Peran sebagai Senjata Lawan Bullying
  • Chef Arnold Akhirnya Minta Maaf ke Oki Rengga, Sindiran soal Film Jadi Sorotan
  • RANS Carnival Jogja Disorot Publik, Tipe-X hingga Guyon Waton Kompak Mundur
  • Viral Banget! Nadia Omara Raup 37 Juta Views Lewat Kisah Horor PULANG
  • 16 Film Komedi Indonesia Jadul yang Masih Lucu, Humor Legendaris!

Archives

  • November 2026 (2)
  • Oktober 2026 (13)
  • September 2026 (7)
  • Agustus 2026 (11)
  • Juli 2026 (14)
  • Juni 2026 (5)

Temukan Kami

  • MANIATOGEL
  • MANIATOGEL LOGIN
  • MANIATOGEL ALTERNATIF
Copyright 2026 — Mania News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme